Sunday, October 16, 2011

"1710201117.05" (gejolak jiwa - part.8)

* untuk sebuah persahabatan *

semua seakan hampa

ketika melihat orang di sekitar ku

terlebih saudaraku sedih hati

mulut ini serasa mati

mata ini tak kuasa menahan tangis

aku dapat merasakan apa yang kalian rasakan

meski baru mengenal kalian

meski aku tak pernah bertemu kalian kawan

doa ku selalu menyertai kalian

aku yakin kalian adalah sahabat

sahabat berbagi canda, tawa

dan duka

                                                      ^ brilian ^

"0810201101.30" (gejolak jiwa - part.7)


> untuk sebuah persahabatan <



  ketika egois diri telah meracuni

  kami yang dahulu tak seperti ini

  tapi kini semua seperti ini

  tawa seakan berubah sepi


udara serasa telah berubah

 ku hirup udara di pagi ini pun terasa sunyi

 dalam hati ku rindu

 di pikiran pun teringat selalu

                  entah sampai kapan ini semua terjadi

                  ku rasakan arti persahabatan  begitu erat

                  ibarat rantai, mereka adalah rantai yang berhias emas

                   ibarat pohon mereka adalah beringin

ku doakan untuk kalian, kawan

aku bukanlah siapa-siapa

tapi aku hanya seorang kawan

kawan berbagi  sahabat kalian

                                                                 * brilian *

Thursday, October 6, 2011

"0610201122.55" (gejolak jiwa - part.6)

senja kudapati di sudut kota tua ini

seakan - akan telah menjadi saksi

gejolak hebat dalam diri

pilu hati ku ratapi dalam kesunyian ini



hati bercampur emosi

emosi berasal dalam diri

mereka sedang pilu hati

keluh kesah ku dapati


di persimpangan jalan itu ku berbagi

nyanyian sedu di malam hari

ditemani embun yang jatuh membasahi

hingga tak kuasa hati menahan diri


* brilian *

Wednesday, October 5, 2011

"0610201101.44" (gejolak jiwa - part.5)

                                                                   
                                 rasukilah alam pikir mu  ...!?

 #brilian#

"0610201105.30" (gejolak jiwa - part.4)

masih pada diriku yang dahulu

ku sadari, masalah telah mendewasakan ku

pertengkaran hebat terjadi di relung hati

sebagai acuan dari titik temu jati diri


      setiap tetes air mataku

      setiap detak jantung ku

      setiap hembusan nafas ku

      begitu amat terasa di usia ku kini


berjalan di lorong - lorong waktu

serasa membawaku ke ujung sebuah tebing yang tinggi

hingga tak ada jalan untuk ku lewati

hingga hanya ada dua pilihan, jatuh ! atau bertahan!


      ketika hujan terus menerus jatuh membasahi

      ku yakini itu adalah anugerah ilahi

      setiap butiran air yang menghantam tubuh ini

      adalah satu nyawa baru untuk ku


Pelangi pun akan datang

memberi warna baru di kehidupan

bunga pun bermekaran

setelah datangnya hujan

~ brilian ~

Tuesday, October 4, 2011

"0410201117.02" (gejolak jiwa - part.3)

hujan pun tiada henti

sumber pun tak diketahui


menetes deras menghujani batu terpatri


hingga mampu memberi kehidupan di  dalam hati


    sebuah harapan bermula dari mimpi

    mimpi bermula dari hati

    datang silih berganti, 

    menyambut hari - hari
 
jalani hidup dengan pasti

mengertilah esok akan menanti

mimpi dan hati akan menjadi saksi

di atas hari ini

                                         < brilian >

Sunday, October 2, 2011

"0709201113.36" (gejolak jiwa - part.2)

hidup memang tiada henti

memandang jauh ke angkasa

meniti jalan setapak demi setapak
 
meninggalkan kisah klasik kehidupan


          angin semilir berhembus tiada pasti

          ku dapati hidup penuh misteri

          di setiap jejak langkah, ku menanti

          tiada tahu pasti kapan semua terhenti

         
                     hanya satu yang ku tau pasti,

                     pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

                     di jalan itu aku berdiri

                     hingga ku mati !

> brilian <

"0609201110.59" (gejolak jiwa - part.1)


    inilah hidup !?  
    
    hitam - putih kehidupanku
   
    begitulah cara dunia menjarkan
   
    mengajarkan untuk tetap bertahan


                   kulihat sedikit aliran air

                   mengalir dari hulu ke hilir

                   di lembah, dibalik hutan yang kelam

                   di padang harapan yang sarat akan mimpi


    kurasakan roda - roda kehidupan

    kadang di atas, kadang di tengah

    bahkan di bawah, dan jika berhenti
           
    maka jatuhlah !!


  lantunan doa silih berganti
           
  lirih tak berbunyi

  mengikuti kata hati yang sepi

  yang rindu akan kemenangan, hati !

  - brilian -